Manajemen strategi studi kasus PT. ASTRA INTERNATIONAL, Tbk ( TOYOTA AUTO 2000 )
PT.
ASTRA INTERNATIONAL. Tbk
(
TOYOTA AUTO 2000 )
SEJARAH PERUSAHAAN
Perusahaan ini pertama
kali didirikan pada tanggal 20 Februari 1957 dengan nama PT. Astra
International Incorporation (AII) oleh Bapak Drs. Tjia Kian Tie, Bapak William
Soerdjaya (Tjia Kian Liong), dan Bapak E. Harman (Liem Peng Hong). Pada mulanya
perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan umum, mulai dari menjual soft
drink, merek Prem Club dan juga ekspor-impor hasil bumi.
Pada tahun 1965 PT. Astra International Incorporation
mengalihkan usahanya menjadi pengimpor kendaraan bermotor, alat-alat berat, dan
alat-alat teknik yang dapat menunjang kebutuhan pembangunan nasional.
Pada tanggal 1 Juli 1969 PT. Astra International
Incorporation mendapat pengakuan resmi dari pemerintah sebagai agen tunggal
mobil merek Toyota untuk seluruh wilayah Indonesia. Sebagai kelanjutannya PT.
Astra International Incorporation membentuk “Toyota Division” yang menangani
distributor dan pemasaran kendaraan merek Toyota.
Pada tahun 1971 didirikan perusahaan baru dengan nama
PT. Toyota Astra Motor (TAM) yang merupakan patungan antara PT. Astra
International Incorporation dengan Toyota Motor Company (TMC). PT. Toyota Astra
Motor ini kegiatannya yaitu mengimpor mobil-mobil merek Toyota dalam keadaan
Completely Knock Down (CKD) dari Jepang, kemudian dirakit di PT. Multi Astra
serta menyalurkan pada dealer-dealer utama di Indonesia. Sehingga status agen
tunggal Toyota untuk seluruh Indonesia dialihkan kepada PT. Toyota Astra
International Incorporation sejak itu berubah menjadi penyaluran utama.
Tahun 1973, PT. Astra International Incorporation
ditunjuk sebagai agen tunggal untuk produk-produk Daihatsu, dengan demikian
Toyota Astra Motor tidak hanya memasarkan kendaraan merek Toyota saja tetapi
juga kendaraan merek Daihatsu.
Karena perkembangan yang semakin pesat, maka pada
tanggal 1 Januari 1976 didirikan PT. Astra Motor Sales (AMS) berdasarkan Akta
Notaris Kartini Mulyadi, S.H. No.195 tanggal 30 Juli 1975 dan No.52 tanggal 10
Oktober 1975. Sejak saat itu PT. Astra Motor Sales menjadi penyalur utama mobil
merek Toyota dan memiliki puluhan kantor cabang.
Selanjutnya pada bulan Maret 1990, PT. Astra Motor
Sales telah menjual sahamnya (go public) terhadap masyarakat, dan pada saat
bersamaan PT. Astra Motor Sales yang berada di Jl. Asia Afrika No.125 Bandung
diubah menjadi PT. All Toyota Divisions. Dan pada tanggal 19 Februari 1991,
berdasarkan Akta Notaris No.43 yang dibuat oleh Ny. Indirani Soepojo, S.H. PT.
All Toyota Division berubah menjadi PT. Astra International Tbk. Toyota Sales
Operation Cabang Bandung atau yang lebih dikenal dengan nama AUTO 2000. AUTO
2000 ini merupakan tempat penjualan resmi Authorized Main Dealerbagi
kendaraan merek Toyota yang berkantor pusat di Jl. Gaya Motor III No.3 Jakarta
14330.
PROFIL TOYOTA AUTO 2000
AUTO2000 adalah
jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang Toyota
yang manajemennya ditangani penuh oleh PT Astra International Tbk.
Saat ini AUTO2000 adalah main dealer Toyota terbesar
di Indonesia, yang menguasai antara 70-80 % dari total penjualan Toyota. Dalam
aktivitas bisnisnya, AUTO2000 berhubungan dengan PT Toyota Astra Motor yang
menjadi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Toyota. AUTO2000 adalah dealer resmi
Toyota bersama 4 dealer resmi Toyota yang lain.
AUTO2000 berkembang pesat karena memberikan berbagai
layanan yang sangat memudahkan bagi calon pembeli maupun pengguna Toyota.
Dengan slogan “Urusan Toyota jadi mudah!” AUTO2000 selalu mencoba menjadi yang
terdepan dalam pelayanan.
Produk-produk AUTO2000 yang inovatif seperti THS
(Toyota Home Service), Express Maintenance (servis berkala hanya dalam satu
jam) dan Express Body Paint (perbaikan body 3 panel dalam 8 jam saja) Booking
Service mencerminkan perhatian AUTO2000 yang tinggi kepada pelanggannya.
AUTO2000 memiliki cabang yang tersebar di seluruh Indonesia (kecuali Sulawesi,
Maluku, Irian Jaya, Jambi, Riau, Bengkulu, Jawa Tengah dan D.I.Y).
Selain cabang-cabang AUTO2000 yang berjumlah 91 outlet
cabang, AUTO2000 juga memiliki dealer yang tersebar di seluruh Indonesia
(disebut indirect), yang totalnya berjumlah 87 outlet dealer. Dengan demikian,
terdapat 178 cabang yang mewakili penjualan AUTO2000 di seluruh Indonesia. 77
Bengkel milik AUTO2000 merupakan yang terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara.
Disamping itu AUTO2000 juga memiliki 596 Partshop yang
menjamin keaslian suku cadang produk Toyota. AUTO2000 berdiri pada tahun 1975
dengan nama Astra Motor Sales, dan baru pada tahun 1989 berubah
nama menjadi AUTO2000
Adapun profile dari
AUTO 2000 adalah sebagai berikut :
1. Focus on Customer
Pelanggan bagaikan raja
yang harus selalu didahulukan. Karena itu segala upaya difokuskan untuk
memberikan layanan bernilai tambah.
2. Reliable
Tak ada yang lebih
berharga daripada kepercayaan pelanggan. Tak cukup hanya pengalaman dan
keahlian yang senantiasa diasah, namun juga perbaikan yang terus-menerus
dilakukan dengan memperhatikan suara pelanggan.
3. Green Company
Makin tingginya polusi
lingkungan saat ini, mengilhami AUTO 2000 untuk selalu mengutamakan
keselarasan lingkungan melalui fasilitas layanan prosedur, system pengolahan
limbah, serta penggunaan produk-produk yang bersahabat dengan lingkungan.
4. Team Work
Pasar yang dinamis,
hanyalah bias diantisipasi melalui suatu sinergi dari sebuah tim yang
melibatkan berbagai keahlian namun memiliki satu tujuan, yaitu memuaskan
pelanggan.
5. Strive for Exellence
Begitu cepatnya
perubahan terjadi, begitu tingginya tuntutan pelanggan mendorong AUTO 2000
untuk terus-menerus meningkatkan layanan yang lebih baik dan lebih baik lagi.
6. Ease
Situasi orang yang
semakin bertambah sibuk, membuat waktu semakin berharga, itulah yang menjadi
sumber inspirasi AUTO 2000 untuk memberikan pelayanan yang mudah dan memberikan
layanan-layanan seperti Booking Service, Toyota Home
Service, OK atau Gratis! Yang mudah diakses di seluruh cabang-cabang AUTO
2000.
VISI, MISI DAN TUJUAN
PT. ASTRA INTERNATIONAL TOYOTA AUTO 2000
1. Visi
Menjadi Dealer Toyota
terbaik dan paling handal di Indonesia melalui proses kerja berkelas dunia
2. Misi
v Memberikan pengalaman terbaik dalam membeli dan memiliki kendaraan Toyota
kepada pelanggan
v Mencapai dan mempertahankan posisi Market Share no. 1 di seluruh segmen dan
wilayah
v Menciptakan lingkungan kerja terbaik
v Menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan
3. Tujuan
- Market
leader number one in sales, volume, and market share. Yaitu menjadi pemimpin pasar dalam
bisnis otomotif dengan volume penjualan nomor 1.
- Best
distribution network. Adalah memiliki jaringan distribusi yang luas
- Customer
satisfaction and good attitude people. Yaitu menciptakan kepuasan pelanggan
dan karyawan AUTO 2000
- Highly
compenence and good attitude people. Adalah karyawan AUTO 2000 memiliki
sikap, perilaku, etika kerja serta kepribadian yang tinggi
- Financial
soundeness. Yaitu kondisi keuangan AUTO 2000 yang sehat, mampu menciptakan
laba yang memadai untuk perkembangan dan kelangsungan hidup perusahaan di masa
mendatang.
Salah
satu strategi dalam menggaet konsumen yaitu, untuk pelanggan yang mempunyai
keinginan membeli kendaraan Toyota, AUTO 2000 menyediakan layanan pembelian
baik cash maupun kredit. Untuk kredit, AUTO 2000 bekerjasama dengan anggota
leasing Astra yaitu Astra kredit Company dan Toyota Astra Finance Service
menyediakan program kredit yang dapat disesuaikan dengan keinginan dan
kebutuhan pelanggan. Program kredit ini didukung pula oleh Asuransi Astra Buana
atau Garda Oto. Di AUTO 2000, pelanggan dapat mengatur sendiri besarnya DP dan
angsuran sesuai dengan kemampuannya. Seringkali AUTO 2000 juga menawarkan
program kredit khususyang berkaitan dengan adanya program penjualan yang dibuat
untuk memudahkan pelanggan dalam mengansur.
Sedangkan
bagi pelanggan yang berkeinginan untuk menukar kendaraan lemanya dengan
kendaraan baru Toyota, AUTO 2000 bekerjasama dengan mobil 88 memberikan
kemudahan dengan layanan Trade In (tukar tambah). Mobil 88 akan melakukan
appraisal (menghitung harga kendaraan) dan memberikan harga yang kompetitif
bagi pelanggan sehingga pelanggan tidek repot lagi untuk menjual kendaraannya. PT Astra
International Tbk berambisi mempertahankan posisi sebagai market leader di
pasar sepeda motor nasional dan meraup 56% porsi penjualan mobil domestik, kendati
suasana kompetisi kian ketat. Presdir PT Astra International Prijono Sugiarto
mengatakan seiring pertumbuhan ekonomi nasional yang bagus sepanjang 3 bulan
pertama tahun ini, permintaan konsumen terhadap produk-produk otomotif cukup
tinggi. Tahun ini, Astra memproyeksikan volume pasar mobil domestik sekitar
600.000 unit mobil dan total penjualan kendaraan roda dua menembus 6,7 juta-6,8
juta unit motor. Pertumbuhan pasar itu diyakini akan tercapai dengan asumsi
tidak ada kenaikan tarif pajak kendaraan bermotor. (bisnis.com,Selasa 18 Mei
2010)
Dalam
menghadapi perdagangan bebas Asean Free Trade Area (AFTA) yang diberlakukan
mulai 1 Januari 2010, AUTO 2000 memiliki beberapa strategi antara lain :
1. Memperkuat pelayanan dengan menambah
jaringan atau network distribusi yang luas.
2. Memperkuat layanan aftersales
Selain
program bengkel, juga dilakukan reminder bagi pelanggan, mengingatkan tentang
kapan waktunya mereka servis, melakukan follow up setelah pelanggan selesai
servis, memberikan diskon tambahan bagi pelanggan yang melakukan booking,
diskon bagi member Astraworld card, memberikan layanan servis plus secara
gratis (seperti mengisi air accu, radiator, mencuci mobil, dll), menyediakan
ruang tunggu dengan beragam fasilitas (ruang yang nyaman dan lengkap, makanan
dan minuman gratis bahkan makan siang juga gratis,layanan kursi pijat gratis,
dll) Beberapa cabang AUTO 2000 juga menerapkan strategi CRM (Customer
Relationship Management) yaitu :
v Follow up 1 yaitu melakukan pendekatan
melalui telepon terhadap pelanggan yang akan melakukan pembelian pada showroom.
v Apabila telah terjadi pembelian mobil,
maka 3 hari setelah pengiriman mobil pelanggan akan dihubungi melalui telepon
oleh Auto 2000 TSO kertajaya, untuk menanyakan dan memastikan kembali apakah
mobil telah sampai kepada pelanggan dan kondisi kendaraan baik.
v Follow up 2 yaitu mengingatkan pelanggan
untuk melakukan service perawatan pertama yang dilakukan satu bulan setelah
mobil dikirim kepada pelanggan atau mobil telah mencapai 1000km.Dan
kegiatan tersebut akan dilakukan hingga service berkala 5000km, 10000km,
20000km, dst.
v Follow up 3 yaitu kegiatan yang
dilakukan melalui telepon kepada pelanggan yang telah melakukan service mobil
pada Auto 2000 TSO kertajaya untuk memastikan bahwa kendaraan yang telah di
service 3 hari yang lalu telah kembali dalam kondisi yang baik, apabila masih
terdapat masalah pada kendaraan maka pelanggan dapat kembali ke bengkel untuk
perbaikan ulang.
Main
dealer Toyota sepanjang 2011 ini menawarkan 12 kemudahan bagi konsumennya
melalui satu strategi bertajuk Life is Easy with Auto2000. “Dengan strategi
baru, kami terus melakukan perbaikan demi meningkatkan kepuasan dan kesetiaan
para konsumen,” kata Jodjana J Chief Executive Auto2000. Kepuasan
pelanggan menjadi misi utama yang diusung Auto2000 tahun ini. Di tengah laju
inflasi dan kenaikan kendaraan akibat regulasi pajak, main dealer Toyota di
Indonesia itu berusaha meningkat kepuasan pelanggan. Tahun lalu Auto2000 meraih
rekor penjualan tertinggi yaitu 220.280 unit dan meraih posisi pertama survei
kepuasan pelanggan JD Power. Karena itu, Auto200 menawarkan 12 alasan
kenapa konsumen bakal lebih mudah menggunakan mobil Toyota.
VALUE PROPOSITION
ð MUDAH (Ease) AUTO2000
memberikan berbagai kemudahan kepada pelanggan.
Kemudahan
mendapatkan informasi, dengan menyediakan berbagai sumber, mulai dari kantor
cabang, pameran, situs web, telepon, hingga call center dan lain-lain.
Kemudahan
pembelian dengan menyediakan berbagai fasilitas termasuk tukar tambah, proses
kredit dan asuransi.
Kemudahan
layanan purna jual dengan memberikan servis bengkel yang lengkap dan terpadu.
ð PERSONAL (Personal)
AUTO2000
melayani pelanggan secara personal. Dengan membangun database pelanggan secara komprehensif,
AUTO2000 memberikan layanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Anda tidak perlu
dipusingkan masalah perawatan mobil dan lainnya karena AUTO2000 akan
memberitahu Anda secara personal, misalnya kapan saat perawatan berkala mesti
dilakukan, kapan masa kredit berakhir, dan lainnya.
ð HANDAL (Reliable)
AUTO2000
didukung oleh tim dan sistem yang handal:
Wiraniaga
profesional.
Teknisi
yang memiliki sertifikasi Toyota Internasional.
Sistem
Teknologi Informasi yang handal, yang mencatat historis kendaraan dan dapat
diakses secara online oleh bengkel-bengkel AUTO2000 di seluruh Indonesia.
Garansi
atas perbaikan yang dilakukan.
KARIR
TOYOTA AUTO 2000
Bila anda
ingin mengetahui lebih banyak tentang AUTO2000, memiliki perhatian yang tinggi
terhadap kualitas sumber daya manusia. Di samping itu, penghargaan yang tinggi
juga diberikan oleh perusahaan kepada setiap individu yang mampu menghadapi
tantangan dan berprestasi dalam bidang masing-masing. Oleh karena itu, kami
mengundang Anda yang memiliki kemampuan lebih untuk bergabung bersama kami.
ANALISIS
SWOT PT. ASTRA INTERNATIONAL, Tbk
Berdasarkan analisa
internal maupun eksternal, diperoleh butir-butir Kekuatan, Kelemahan, Peluang,
Ancaman Organisasi. Maka dapat ditentukan pembobotan dari masing-masing butir
tersebut. Bobot dari setiap factor dari Strength, Weakness, Opportunity,
Threaths diberi nilai = 1,00. Sedangkan untuk masing-masing rating faktor akan
diberi kriteria sebagai berikut :
· Untuk Rating faktor Strength diberi kriteria :
· Rating 1 : Sedikit Kuat
· Rating 2 : Agak Kuat
· Rating 3 : Kuat
· Rating 4 : Sangat Kuat
· Untuk Rating faktor Weakness diberi kriteria :
· Rating 1 : Sedikit Lemah
· Rating 2 : Agak Lemah
· Rating 3 : Lemah
· Rating 4 : Sangat Lemah
· Untuk Rating faktor Threaths diberi kriteria :
· Rating 1 : Sedikit Mengancam
· Rating 2 : Agak Mengancam
· Rating 3 : Mengancam
· Rating 4 : Sangat Mengancam
· Untuk Rating faktor Opportunity diberi kriteria :
· Rating 1 : Sedikit Peluang
· Rating 2 : Agak Peluang
· Rating 3 : Peluang
· Rating
4 : Sangat Peluang
Matriks
SWOT Kearns
|
Eksternal
Internal
|
OPPORTUNITY
|
TREATHS
|
|
STRENGTH
|
Comparative
Advantage
|
Mobilization
|
|
WEAKNESS
|
Divestment/Investment
|
Damage
Control
|
PT. Astra International, Tbk
berhasil membukukan kinerja finasial yang baik sampai kuartal III pada tahun
2007, dimana laba bersih Astra naik 53% dibandingkan setahun sebelumnya menjadi
Rp 4.581 Triliun. Agar PT Astra International, Tbk dapat menganalisis situasi
saat ini, maka digunakanlah analisis SWOT dengan melakukan penilaian terhadap
faktor internal dan eksternal menggunakan pendekatan kuantitatif. Penilaian
terhadap indikator digunakan nilai berskala empat, yaitu satu = di bawah
rata-rata; dua = rata-rata; tiga = di atas rata-rata; dan empat = sangat baik.
FAKTOR INTERNAL
|
KEKUATAN
|
NILAI
|
BOBOT
|
RATING
|
SKOR
|
|
Efektivitas
saluran distribusi
|
4
|
0.16
|
4
|
0.64
|
|
Keberhasilan
dari perkembangan produk
|
3
|
0.12
|
4
|
0.48
|
|
Penerapan
teknologi
|
4
|
0.16
|
4
|
0.64
|
|
Efektivitas
kegiatan promosi
|
4
|
0.16
|
4
|
0.64
|
|
Sumber
daya manusia
|
4
|
0.16
|
3
|
0.48
|
|
Asset
yang dimiliki untuk biaya operasi dan investasi
|
3
|
0.12
|
3
|
0.36
|
|
Penggunaan
kandungan lokal sampai 75%
|
3
|
0.12
|
3
|
0.36
|
|
TOTAL
|
25
|
1.00
|
3.6
|
KELEMAHAN
|
KELEMAHAN
|
NILAI
|
BOBOT
|
RATING
|
SKOR
|
|
Masa
depan karyawan
|
3
|
0.13
|
3
|
0.39
|
|
Fasilitas
manufaktur
|
4
|
0.17
|
3
|
0.52
|
|
Posisi
global
|
3
|
0.13
|
2
|
0.26
|
|
Pengembangan
merk dalam negeri
|
4
|
0.17
|
1
|
0.17
|
|
Informasi
pasar
|
3
|
0.13
|
2
|
0.26
|
|
Tingkat
kegagalan produksi
|
4
|
0.17
|
2
|
0.35
|
|
Mesin
import
|
2
|
0.09
|
2
|
0.17
|
|
TOTAL
|
23
|
1.00
|
2.13
|
FAKTOR EKSTERNAL
PELUANG
|
PELUANG
|
NILAI
|
BOBOT
|
RATING
|
SKOR
|
|
Terbukanya pasar dalam negeri
|
4
|
0.2
|
4
|
0.8
|
|
Paket teknologi
|
4
|
0.2
|
4
|
0.8
|
|
Pengaruh sosial responbilities dalam membantu perkembangan perusahaan
|
3
|
0.15
|
3
|
0.45
|
|
Terbukanya pasar ekspor
|
3
|
0.15
|
3
|
0.45
|
|
Pengaruh penghargaan yang dapat mengangkat citra perusahaan
|
3
|
0.15
|
3
|
0.45
|
|
Pasar tenaga kerja
|
3
|
0.15
|
3
|
0.45
|
|
TOTAL
|
20
|
1.00
|
3.4
|
ANCAMAN
|
ANCAMAN
|
NILAI
|
BOBOT
|
RATING
|
SKOR
|
|
Pengaruh kebijakan pemerintah
|
4
|
0.21
|
3
|
0.63
|
|
Intensitas persaingan
|
3
|
0.15
|
2
|
0.32
|
|
Pengaruh kampanye produk ramah lingkungan
|
3
|
0.16
|
1
|
0.16
|
|
Kelesuan ekonomi dalam negeri
|
3
|
0.16
|
1
|
0.16
|
|
Pengaruh melambatnya pertumbuhan ekonomi global
|
3
|
0.16
|
1
|
0.16
|
|
Barang subtitusi
|
3
|
0.16
|
1
|
0.16
|
|
TOTAL
|
22
|
1.00
|
1.58
|
ANALISIS
MATRIKS SWOT
Berdasarkan
hasil-hasil yang didapat dari analisis internal dan eksternal pada table
dituliskan diatas, hasilnya dapat dirangkum sebagai berikut :
|
No
|
Analisis faktor
|
Skor
|
|
1
|
Kekuatan
|
3 62
|
|
2
|
kelemahan
|
2 13
|
|
3
|
Peluang
|
3 4
|
|
4
|
Ancaman
|
1 58
|
|
Total
|
10 73
|
|
Koordinat
Analisis Internal
Sumbu
x = (Skor Kekuatan –
Skor Kelemahan) / 2
= (3 62 –
2 13) / 2
= 0,745
Koordinat
Analisi Eksternal
Sumbu
y = (Skor Peluang –
Skor Ancaman) / 2
= (3 4-1
58) / 2
= 0,91
Jadi
posis perusahaan berada di (0,745; 0,91)
|
Kuadran
|
Posisi
Titik
|
Luas
Matrik
|
Ranking
|
Prioritas
Strategi
|
|
I
|
(
3,62 ; 3,4 )
|
13
|
1
|
Growth
|
|
II
|
(
2,13 ; 3,4 )
|
8
|
2
|
Kombinasi
|
|
III
|
(
2,13 ; 1,58 )
|
4
|
4
|
Penciutan
|
|
IV
|
(
3,62 ; 1,58 )
|
6
|
3
|
Stabilitas
|
Penjelasan Diagram SWOT
adalah sbb :
Pada kuadran I ( S O
Strategi ) strategi umum yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah
menggunakan kekuatan perusahaan untuk mengambil setiap keunggulan pada
kesempatan yang ada.
Pada kuadran II ( W O
Strategi ) perusahaan dapat membuat keunggulan pada kesempatan sebagai acuan
untuk memfokuskan kegiatan dengan menghindari kelemahan.
Pada kuadran III ( W T
Strategi ) meminimumkan segala kelemahan untuk menghadapi setiap ancaman.
Pada kuadran IV ( S T
Strategi ) menjadikan setiap kekuatan untuk menghadapi setiap ancaman dengan
menciptakan diversifikasi untuk menciptakan peluang.
Prioritas Strategi yang
dilakukan.
Prioritas I
Meningkatkan strategi
CRM ( Customer Relationship Management )
Prioritas II
Memperkuat pelayanan
dengan menambah jaringan atau network distribusi yang luas
Strategi Unit
1. Menerapkan strategi CRM ( Customer Relationship
Management )
Faktor Penentu
Keberhasilan
· Ketersediaan peralatan ( telepon dll )
· Memiliki banyak tenaga ahli dibidangnya
· Pelayanan pelanggan
Aktifitas yang
dilakukan :
· Follow up 1 yaitu melakukan pendekatan melalui telepon
terhadap pelanggan yang akan melakukan pembelian pada showroom.
· Apabila telah terjadi pembelian mobil, maka 3 hari
setelah pengiriman mobil pelanggan akan dihubungi melalui telepon oleh AUTO
2000 TSO Kertajaya, untuk menanyakan dan memastikan kembali apakah mobil telah
sampai kepada pelanggan dan kondisi kendaraan baik.
· Follow up 2 yaitu pelanggan untuk melakukan service
perawatan pertama yang dilakukan satu bulan setelah mobil dikirim kepada
pelanggan atau mobil telah mancapai 1000km. dan kegiatan tersebut akan dilakukan
hingga service berkala 5000km, 10000km, 20000km dst.
· Follow up 3 yaitu kegiatan yang
dilakukan melalui telepon kepada pelanggan yang telah melakukan
service mobil pada Auto 2000 TSO Kertajaya untuk memastikan bahwa kendaraan
yang telah diservice 3 hari yang lalu telah kembali dalam kondisi yang baik,
apabila masih terdapat masalah pada kendaraan maka pelanggan dapat kembali ke
bengkel untuk perbaikan ulang.
Output : Mempertahankan pelanggan dan menetapkan loyalitas
pelanggan.
Oucame : Profit, baik financial maupun non financial, loyalitas
pelanggan.
Impact : Image terhadap perusahaan akan meningkat sehingga akan
menjadi Dealer Otomotif yang terbaik di Indonesia.
2. Memperkuat
pelayanan dengan menambah jaringan atau network distribusi yang luas.
Faktor Penentu
Keberhasilan
· Kemudahan pelayanan
· Networking
Aktivitas yang di
lakukan :
· Bekerjasama dengan anggota leasing Astra yaitu Astra
Kredit Company dan Toyota Astra Finance Service menyediakan program kredit yang
dapat disesuaikan dengan keinginan dan kebutujan pelanggan.
· Bekerjasama dengan mobil 88 memberikan kemudahan
dengan layanan Trade In (tukar tambah). Mobil 88 akan melakukan appraisal
(menghitung harga kendaraan) dan mamberikan harga yang kompetitif bagi
pelanggan sehingga pelanggan tidak repot lagi untuk menjual kendaraannya.
· Memperkuat layanan aftersales
· Membuka outlet diberbagai tempat.
Output : mempermudah pelanggan untuk membeli dan menjual
kendaraan.
Outcame : Profit, baik financial maupun non financial, dapat
memperlebar sayap perusahaan.
Impact : Kepuasaan pelanggan dan kesetiaan para konsumen AUTO
2000.
Analisa Persaingan Toyota dengan Pesaing Utama
|
4P
|
All New Camry
|
Full Size Accord
|
Keterangan
|
Action Plan
|
|
Produk
|
Lebih unggul
|
Menjadi brenchmark
dikelas medium sedan, namun dengan kenyamanan, performa dan desain sebuah
sedan mewah
|
Mempertahankan
melalui inovasi produk
|
|
|
Price
|
Lebih murah
|
Masuk kategori mobil
mewah namun dgn harga dibawah produk Honda
|
Low Cost High Quality
|
|
|
Place
|
Jaringan distribusi
(dealer) lebih banyak
|
Menggunakan jaringan
distribusi yang dimiliki Auto2000 yang sangat dikenal oleh pelanggan
|
Memperbanyak jaringan
distribusi (dealer)
|
|
|
Promotion
|
Lebih unggul
|
Melalui media TV,
iklan, pameran, event
|
Mempertahankan
efektifitas iklan
|
Analisa Persaingan
Toyota dengan Produk Pengganti
|
4P
|
Avanza
|
Xenia
|
Keterangan
|
Action Plan
|
|
Produk
|
Lebih unggul
|
Menjadi brenchmark
mobil niaga yang tetap di desain yang nyaman
|
Mempertahankan
melalui inovasi produk
|
|
|
Price
|
Lebih murah
|
Desainnya menyerupai
avanza namun dengan harga dibawahnya
|
Low Cost High Quality
|
|
|
Place
|
Jaringan distribusi (dealer)
lebih banyak
|
Menggunakan jaringan
distribusi yang dimiliki Auto 2000
|
Memperbanyak jaringan
distribusi (dealer)
|
|
|
Promotion
|
Lebih unggul
|
Melalui media TV,
iklan, pameran, event
|
Mempertahankan
efektifitas iklan
|

Komentar
Posting Komentar